PENEMUAN BERLIAN BESAR TERBARU

Ditemukan, Berlian Baru Senilai Rp 190 Miliar

 

berlian

Perusahaan tambang Petra Diamonds menemukan sebuah batu berlian putih yang tergolong salah satu yang terbesar dan berkualitas tinggi di dunia di sebuah tambang di Afrika Selatan pada 24 September lalu.

Temuan itu baru diungkap, Selasa (29/9). Berlian 507 karat, yang harganya ditaksir mencapai 20 juta dollar AS atau setara dengan Rp 190 miliar itu ditemukan bersama tiga berlian berukuran besar lainnya, masing-masing 168 karat, 58 karat, dan 53 karat. Sebuah berlian 480 karat senilai 18 juta dollar AS juga ditemukan di lokasi itu akhir tahun lalu.

Batu-batu itu ditemukan di tambang terkenal, Cullinan. Di Cullinan pulalah pernah ditemukan berlian terbesar dalam sejarah, lebih dari 100 tahun lalu. Batu berlian yang baru ditemukan itu kini tengah dianalisis para ahli berlian untuk menentukan nilai yang sesungguhnya.

“Tambang Cullinan kembali memberikan kepada dunia, berlian yang keindahannya sangat spektakuler dan penting,” kata CEO Petra Johan Dippenaar. “Indikasi awal, berlian ini punya warna dan kejernihan yang sangat istimewa.”

Pihak Petra mengatakan, berlian baru itu merupakan salah satu dari 20 batu berlian kualitas bagus dan terbesar yang pernah ditemukan di dunia.

Berlian terbesar yang pernah ditemukan, dinamakan Cullinan, seberat 3.106 karat. Berlian itu kemudian dibagi sembilan, dan bagian terbanyak dari pecahan itu berada di British Crown Jewels, Inggris.

 

 

sumber : http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&view=article&id=19565:ditemukan-berlian-baru-senilai-rp-190-miliar&catid=30:dunia&Itemid=55

TEKNIK MENGENAL BERLIAN

sokutei02

Teknik untuk mengetahui apakah suatu permata adalah berlian sangatlah mudah bagi seorang ahli berlian. Akan tetapi andapun bisa mengenal berlian dengan cara berikut:

Pemeriksaan fisik dengan mata

1. Melihat suatu benda/bayangan dari “tafel” (bagian atas berlian )
Karena adanya pemantulan sinar yang kuat pada berlian (pengaruh indeks bias), maka berlian akan memiliki kilau yang kuat sehingga tidak mungkin bagi kita untuk melihat, suatu benda dari atas tafelnya.

2. Karena Indeks bias yang besar maka berlian tidak tembus pandang, letakan koran dibawah berlian dan lihat tulisannya dari atas berlian, jika tulisan terlihat / tembus sudah pasti permata tersebut bukanlah berlian asli.

3. Uji miring,
indeks bias berlian sangat besar sehingga memungkinkan dilakukan pemeriksaan dengan cara yang sederhana yaitu dengan cara: pegang berlian dengan cara mendatar, kemudian secara perlahan miringkan sampai sudut tertentu maka berlian akan berkilau, tetapi jika setelah kita miringkan ternyata sinar yang keluar kosong maka itu berarti bukan berlian asli.
4. Berlian merupakan penghantar panas yang tinggi Berlian mempunyai daya hantar panas yang tinggi dari benda benda lainnya, oleh karena itu berlian lebih cepat mengkuti temperatur sekelilingnya, sehingga apabila berlian dipegang maka akan terasa dingin dan kemudian cepat menjadi panas setelah dipegang terus menerus.

Pemeriksaan Dengan Alat

1. Pemeriksaan dengan jarum uji berlian.
Jarum uji berlian terbuat dari besi yang ujungnya merupakan berlian asli. Goreslah permata yang akan diuji dengan jarum uji tersebut berlahan-lahan kemudian lihat apakah permata tersebut tergores? jika tergores berarti permata tersebut bukan berlian.
2. Pemeriksaan dengan diamond tester
sekarang banyak dijual diamond tester, alat ini mudah didapatkan di toko namun demikian hati-hati dengan synthetic Moissanite karena alat ini tidak bisa membedakan antara diamond asli dengan sinthetic moissanite.

wiryo

http://belajarberlian.wordpress.com
http://intanberlian.wordpress.com

 

DIAMOND SELECTOR

 

Jangan Percaya 100% pada Diamond Selector

 

diamond  Selector

Diamond Selector adalah alat pendeteksi keaslian berlian, namun kita tidak boleh percaya 100% pada alat ini, kenapa?

 

Diamond Selector banyak keterbatasannya, dia tidak bisa membedakan antara berlian dengan permata jenis Moissanite, alhasil kita bisa ketipu. Diamond Selector adalah alat electronik yang tergantung pada baterai, kalo baterai lemah fungsinya jadi kurang sempurna, jadi berhati-hatilah bila menggunakan alat ini. kita harus selalu mengecek kesiapan alat ini untuk digunakanan jangan sampai kita rugi ratusan juta gara-gara alat ini kena gangguan.

 

Kelemahan lain adalah alat uji jenis ini lebih mudah rusak, misalnya jarumnya melengkung, patah dan lain-lain, kadang-kadang juga suka konslet. Jika pada posisi Konslet semua permata akan terdeteksi layaknya berlian atau sebaliknya.

 

Terus bagaimana Solusinya?

1. Kita gunakan lebih dari satu dimond selector, keduanya saling melengkapi. Lebih bagus lagi yang dual tester yaitu untuk menguji berlian dan Moissanite.

2. Sedangkan yang tidak boleh lupa adalah menguji dengan jarum Uji berlian, yaitu sebuah alat yang ujungnya terbuat dari berlian. Berlian adalah permata terkeras versi Mohs jadi dapat menggores semua permata yang kekerasannya di bawah berlian.

 

moisaanite tester

 

3. Alangkah baiknya kita mengetahui teknik-teknik pengujian berlian tampa menggunakan alat, namun untuk memastikan dan menambah keyakitan kita gunakan lata uji tersebut.

 

wiryo
http://emaspermata.wordpress.com

Mengenal Moissanite

Synthetic Moissanite

1480401661_3b8d31b11f

Synthetic Moissanite pertama kali ditemukan oleh ilmuwan dari Prancis Dr. Henry Moissan pada tahun 1893. Dr Moissan mulai mempelajari bagian geologi dari batu meteor yang di ambil dari kawah meteor (Canyon Diablo) yang terletak di Arizona, USA. Di lokasi tersebut, beliau menemukan sejumlah kecil material yang sangat berkilauan.
Setelah penelitian panjang, Dr. Moissan menyimpulkan bahwa material ini adalah sebuah jenis mineral baru, silicon carbide. Di tahun 1905, ahli gem dan mineral dari Tiffany & Co, George Kunz menyarankan agar batu permata ini dinamakan moissanite.

Moissanite kenal dengan nama kimia, silicon carbide (SiC), adalah mineral alam yang di temukan dalam jumlah yang sangat sedikit di bumi. Kelangkaan akan Moissanite alami ini membuat industri perhiasan tidak dapat menggunakannya sebagai bahan baku perhiasan. Selama bertahun-tahun para ilmuwan berusaha untuk menciptakan kembali material yang luar biasa cemerlang ini. Dengan didukung kemampuan teknologi yang sudah maju, Charles & Colvard mengembangkan suatu cara untuk menghasilkan batu kristal besar di laboratorium, dengan kualitas batu permata yang dapat di asah sehingga mendekati colourless jewel yang sempurna dengan fire dan brilliance yang tak tertandingi. Moissanite yang di ciptakan di laboratorium dengan proses pemanasan ini sudah mendapat hak paten ekslusif oleh Charles & Colvard.

Mengapa Moissanite bisa lolos diamond tester, karena Moissanite mempunyai partikel Silicon Carbide yang serumpun dengan Carbon yang ada di Diamond, di mana adalah media yang dapat mentransfer panas, dan diamond tester adalah alat untuk mendeteksi panas. Hal inilah yang menyebabkan Moissanite lolos diamond tester.

Moissanite dapat dibeli di Kounter-kounter resmi biasanya dengan perbandingan harga antara Moissanite dengan Diamond adalah harga Moissanite hanya 1/10 dari harga berlian dengan kualitas yang setingkat. Diamond lebih mahal karena melalui proses yang membutuhkan banyak biaya, seperti pertambangan.

Moissanite mempunyai kekerasan mencapai 9,25 dalam skala Mohs, termasuk permata terkeras setelah berlian. Daya tahan suatu batu permata ditentukan dari kekerasannya, atau dari ketahanannya akan goresan dan juga kekuatannya atau daya tahan akan chipping dan kepecahan. Moissanite dari Charles & Colvard sangat kuat akan goresan dan juga lebih keras dari sebagian batu alam seperti ruby, sapphire, emerald dan tanzanite

Indeks bias atau Refractif Indeks dari Moissanite juga cukup tinggi sehingga menambah kecemerlangannya. Cuma kelemahan dari permata ini adalah mempunyai indeks bias ganda sehingga mudah dibedakan dengan berlian yang asli.

KENAPA AMERICAN DIAMOND?

0_20

Permata ini menyerupai berlian, karena memang dibuat untuk maksud itu, kilaunnya sangat cemerlang, hal ini karena disebabkan oleh indeks bias yang sangat tinggi. Walaupun cemerlang kilauannya permata ini sangat murah karena jumlahnya yang sangat banyak. American Diamond biasa disebut Zircon, rumus kimianya ZrO2. Dalam skala Mohs kekerasannya mencapai 8,3.

 

Amercan diamond mudah dibedakan dari berlian karena :

1. Tidak bereaksi dengan Diamond selector, lampu idikator tidak naik dan tidak berbunyi layaknya berlian.

sokutei02

2. Warna pelangi yang lebih banyak dan terlihat jelas, ini yang lebih mudah membedakannya.

3. Digores dengan jarum uji berlian juga akan mudah tergores.

4. karena Harganya murah makan banyak beredar di pasaran.

5. Warna Zircon bermacam-macam, hampir semua warna ada.

Jika Jarum Uji berlian Tajam, sebenarnya tidak perlu kuatir akan masuknya permata jenis ini.

 

wiryo
http://komunitaspenaksir.wordpress.com

 

MENGENAL "WHITE SAPPHIRE"

safir putih

safir
   

White Sapphire atau Safir putih atau bahasa kerennya ‘ Colourless Synthetic Sappire merupakan salah satu berlian Simulants atau permata yang sengaja dibuat untuk menyerupai berlian. Bahkan permata jenis ini ada yang tanpa warna.

 

Diamond simulants and their gemological properties

Nama

Formula

RI

Densitas/SG

Kekerasan

Diamond

C

2,417

3,52

10

White Sappire

Al2O3

1,762 -1.770

3,97

9

Moissanite

SiC

2,648-2,691

3,2

8,5 – 9,25

Cubic Zirconia

ZrO2

2,2

5,7

8,3

Rutile

TiO2

2,62 – 2,9

4,25

6

Spinel

MgOAl2O3

1,727

3,6

8

 

Safir putih,  sebenarnya mudah dideteksi sebagai berlian imitasi, kenapa? kita perhatikan RI (Refraktif indeks ) atau Indeks bias dari safir ini hanya 1,762 artinya permata ini kurang memancarkan sinar alias “melong” seperti mata ikan yang tak berkedip.  Bandingkan dengan RI dari Diamond atau Moissanite, kelihatan jauh bukan?

kekerasan Safir dalam skala Mohs juga hanya 9 jadi lebih mudah tergores jika diuji dengan jarum uji berlian. Jadi agar kita tidak tertipu harus kenali semua jenis permata yang mirip berlian (Simulant)

Tips agar tidak tertipu dengan berlian Simulant / Imitasi
1. Lihat pancaran sinar / Disversion, berlian sangat berkilau. Bila permata yang mempunyai Cutting bagus namun kurang bersinar atau “melong” patut diwaspadai bukan berlian. Cara yang paling mudah adalah dengan meletakan permata yang akan diuji diatas kertas koran, jika tulisan terlihat jelas sudah pasti itu bukan berlian ( sedangkan  kalau tulisan tidak terlihat belum tentu berlian) Perhatikan, semakin tinggi indek bias semakin bagus sinarnya

2. Jangan Percaya 100% dengan Diamond Selector, diamond selector bekerja berdasarkan daya hantar panas, Banyak permata yang daya hantar panasnya mendekati berlian. Misalnya Synthetic Moissanite.

3. Kombinasikan pemeriksaan secara Visual (seperti point 1) dengan pemeriksaan dengan diamond selector untuk mengurangi Resiko.

4. Alat yang paling tepat dan akurat adalah dengan jarum Uji berlian, jadi gunakan jarum uji berlian dalam menguji keaslian.

 

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi teman-teman, kunjungi terus blog kami, dan dapatkan artikel-artikel menarik.

 

wiryo
http://belajarberlian.wordpress.com
http://komunitaspenaksir.wordpress.com
http://emaspermata.wordpress.com

 

DIAMOND SELECTOR

Jangan Percaya 100% pada Diamond Selector

diamond  Selector

Diamond Selector adalah alat pendeteksi keaslian berlian, namun kita tidak boleh percaya 100% pada alat ini, kenapa?

Diamond Selector banyak keterbatasannya, dia tidak bisa membedakan antara berlian dengan permata jenis Moissanite, alhasil kita bisa ketipu. Diamond Selector adalah alat electronik yang tergantung pada baterai, kalo baterai lemah fungsinya jadi kurang sempurna, jadi berhati-hatilah bila menggunakan alat ini. kita harus selalu mengecek kesiapan alat ini untuk digunakanan jangan sampai kita rugi ratusan juta gara-gara alat ini kena gangguan.

Kelemahan lain adalah alat uji jenis ini lebih mudah rusak, misalnya jarumnya melengkung, patah dan lain-lain, kadang-kadang juga suka konslet. Jika pada posisi Konslet semua permata akan terdeteksi layaknya berlian atau sebaliknya.

Terus bagaimana Solusinya?

1. Kita gunakan lebih dari satu dimond selector, keduanya saling melengkapi. Lebih bagus lagi yang dual tester yaitu untuk menguji berlian dan Moissanite.

2. Sedangkan yang tidak boleh lupa adalah menguji dengan jarum Uji berlian, yaitu sebuah alat yang ujungnya terbuat dari berlian. Berlian adalah permata terkeras versi Mohs jadi dapat menggores semua permata yang kekerasannya di bawah berlian.

moisaanite tester

3. Alangkah baiknya kita mengetahui teknik-teknik pengujian berlian tampa menggunakan alat, namun untuk memastikan dan menambah keyakitan kita gunakan lata uji tersebut.

 

wiryo
http://emaspermata.wordpress.com

MENGENAL KRISTAL SWAROVSKI

Swarovski dan Busana

Oleh: Dyah M Nugrahani

 

Kristal Swarovski yang terkenal kini dipergunakan untuk mendisain busana, asesoris dan berbagai pernik perhiasan. Laboratorium sekarang ini memproduksi permata seperti Cubic Zirconia untuk dipadukan dengan logam mulia lainnya seperti emas, telah membantu para industrialis untuk mencapai disain permata pada tingkat yang lebih tinggi dan modis. Karena sekarang permintaan para konsumen begitu meningkat, Swarovski menjadi salah satu dari tipe batu mulia yang mengindikasikan kualitas tertinggi dari batu permata buatan manusia.

Kalung permata, gelang, ikat pinggang dan tepian baju mempergunakan kristal yang berkilauan dan kabokhon yang berani. Tas pesta dan sepatu juga ditaburi dengan manik-manik perhiasan dan kristal. Tidak heran bila para wanita memuja sepatu-sepatu Manolo Blahnik. Kristal Swarovski membuat satin Manolos berkilauan dengan energi. Disain kontemporer dunia juga jatuh cinta dengan kristal Swarovski. Pabrik kristal sekarang terus mengembangkan research dan pengembangan agar menemukan tipikal produk yang cocok dengan dunia yang berkembang dengan cepat.

Tiba-tiba muncul satu trend dimana dicantumkan bahwa kristal yang dipergunakan adalah Swarovski. Hal ini dilakukan oleh Marks and Spencer.

Swarovski

Swarovski adalah perusahaan beromzet 3 milyar dollar. Beberapa tahun terakhir ini mereka telah bangkit untuk menghadapi tantangan kompetisi negara-negara yang sedang booming seperti China dan India.

Nadja Swarovski, adalah wakil ketua dari komunikasi internasional Swarovski yang bertanggung jawab akan perkembangan terakhir dan kerja sama terakhir antara seni, perdagangan dan disain.

Ia adalah salah satu tim keluarga di Swarovski, yang bekerja memastikan bahwa merek ini tetap ada di bagian paling depan di antara permata-permata terbaru di pasaran. Kecerdasan dan kecantikannya membuatnya utusan yang tepat untuk mempromosikan produk ini. Kalung yang ia kenakan adalah disain yang paling dicari-cari. Ide disain terbaru dan inovatif memberikan Swarovski tempat secara global dalam produksi manik-manik kristal.

Coba pikirkan hal ini – pernahkah Anda mendengar kata kristal dikaitkan dengan nama merek yang lain? Anda mungkin pernah mendengar istilah Austrian, atau Czech/Bohemian yang dikonotasikan dengan kristal, tetapi sekali Anda mendengar kata Swarovski maka seketika Anda mengaitkannya dengan potongan kristal brilian dengan kualitas tertinggi.

Asal Swarovski – Sejarah Daniel Swarovski
Penemunya, Daniel Swarovski adalah seorang pembuat kristal Bohemian, yang pindah ke Austria lebih dari seabad lalu. Daniel Swarovski memiliki kemampuan teknik inovatif memotong kristal. Ia ingin mengamankan penemuan visionarinya dan menggunakannya untuk bertahan dalam kompetisi dengan para pembuat kristal Bohemian lainnya. Maka ia berpindah ke kota Tyrolean Alps town di Wattens pada tahun 1895, dimana ia membuat kerajaan kristalnya bersama keluarga dan para pengrajin lokal.
Menurut Swarovski, perusahaan ini sekarang memiliki 20,000 karyawan dan dijalankan oleh generasi ke 4 dan ke 4 dari para anggota keluarganya. Pada tahun 2006 pendapatan dunia mereka sejumlah 2.33 milyar Euros. Dua divisi utama perusahaan ini terdiri dari pabrik pembuatan kristal Swarovski lepasan dan yang kedua adalah divisi penjualan produk-produk yang telah selesai didisain.

Merek-merek industri Swarovski lainnya terkait dengan instrumen optikal, secara khusus yang dapat dicatat adalah merek Signity dari permata buatan laboratorium dan batuan permata asli. Produk-produk merek Swarovski seperti tempat lilin kristal, baik modern ataupun tradisional, sangat dikagumi di seantero dunia.

Perusahaan Swarovski terus mengerjakan konsep-konsep baru untuk mengembangkan produk-produk mereka. Mereka bekerja tanpa henti untuk menjaga posisi mereka tetap superior melawan perusahaan-perusahaan saingan mereka dari Cekoslovakia dan China.

Fashion Rocks

Dalam beberapa tahun terakhir ini Swarovski telah memberi kesempatan para disainer untuk bekerja bersama kristal Swarovski. Serangkaian fashion shows yang berjudul Fashion Rocks, adalah pertunjukan catwalk dari penggunaan inovatif dari kristal Swarovski dalam asesoris dan busana.

Adalah mudah bagi para konsumen untuk memahami bagaimana kristal dapat digabungkan dengan gaya-gaya dalam berbagai produk seperti ikat pinggang, kalung seperti yang ditunjukkan dalam disain Christopher Kane. Elemen gaya medieval dan gothic dalam fashion ini memberikan satu rasa yang kaya dari batu-batu berukuran besar bila dipergunakan dengan cara berani.



Nampak juga busana yang dihiasi dengan kristal-kristal untuk membuat satu busana yang anggun.
Nadja Swarovski telah bekerja keras mempromosikan kristal Swarovski di antara para perancang busana dengan menyediakan sejumlah materi kristal untuk digunakan bereskperimen dan membiarkan kreativitas mereka berkembang dengan liar. Seluruh busana utama telah diperlengkapi dengan kristal Swarovski dan permata buatan untuk membantu membuat konsep penggunaan seluruh kristal Swarovski dan materi batuan lainnya.

Para disainer dan rumah disain melakukan pendekatan kepada materi yang ada dengan cara yang berbeda-beda. Sebagian menghabiskan kristal secara total untuk menghiasi bahan busana. Sedangkan yang lainnya mentaburkan kristal-kristal itu dengan secara samar atau tunggal.

Para disainer itu telah menggunakan batuan dan mengaturnya seperti totem dalam arsitekturnya.

 

 

Busana dengan hiasan kristal Swarovski dari Sinha Stanic, perhatikan foto close up dari kristal-kristal itu di foto bawah.

sumber : http://vibizlife.com/fashion_details.php?id=402&sub=fashion&awal=630&page=64&pg=fashion

BENTUK-BENTUK BERLIAN

Bentuk Berlian

Berlian mempunyai berbagai macam bentuk asahan, ada bulat, oval, pear, marquise dan lain-lain. Bentuk selain bulat dinamakan bentuk Fancy atau sering dikenal dengan nama Fancy Shape.

Bentuk Fancy dibuat mengikuti bentuk mentah dari berlian tersebut saat ditemukan karena bertujuan untuk menghasilkan berlian yang ukuran lebih besar atau memaksimalkan berat. Jika saat mentah / Raw ditemukan berbentuk lonjong maka bentuk yang mendekati adalah Marquise atau Emerald.

Harga berlian bentuk bulat biasanya lebih mahal dari bentuk fancy, namun untuk ukuran-ukuran yang kecil kira-kira 0,3 carat ke bawah berlian bentuk fancy seperti bentuk Pear, marquise lebih mahal daripada bentuk bulat.

untuk lebih banyak mengenal berlian kunjungi terus http://belajarberlian.wordpress.com

Menilai berlian tidaklah serumit dengan apa yang anda bayangkan, jadi jangan merasa sungkan untuk belajar berlian.

 

wiryo
http://belajarberlian.wordpress.com

 

 

 

GORDONMAX MIRIP BERLIAN

5334_102555676422495_100000041906635_70736_8057509_n

Tiruan berlian yang diberi merk dagang gordonMax merupakan terobosan dalam industri batu mulia sintetik. Penggunaan carbon, meski hanya dalam jumlah bagian komposisi tertentu, adalah upaya meniru bahan dasar pembentukan intan alami yang berimbas kepada karakter produk yang dihasilkan. Apabila ditinjau dari segi visual, dapat dikatakan bahwa gordonMax adalah tiruan berlian yang sangat mirip dengan berlian dibandingkan dengan simulan-simulan berlian lainnya.

Positioning produk sebagai “simulated diamond” dan “lab-grown diamond” sangat mungkin menimbulkan persepsi di mata konsumen bahwa gordonMax adalah bahan intan alami yang dimanipulasi atau bahan intan budidaya. Di pasar internasional,batuan sintetik ini dijuluki sebagai “Russian Diamond”, sebagaimana halnya nama “American Diamond” untuk Synthetic Cubic Zirconia di sebagian wilayah Indonesia. Namun observasi ilmiah tetap mampu mengidentifikasi keotentikan batuan ini.

gordonMax ditawarkan dengan keunggulan dari segi kualitas gosokan. Fenomena hearts and arrows merupakan bukti keakuratan gosokan tangan (hand cut), tidak seperti tiruan berlian lain yang proses penggosokannya menggunakan mesin (machine cut atau laser cut). Harga gordonMax jauh lebih murah daripada Synthetic Moissanite ,namun dengan kemiripan yang lebih mendekati berlian alami. Produsen gordonMax juga mengklaim bahwa produknya juga jauh lebih unggul daripada tiruan-tiruan berlian yang ada di pasaran dalam hal keindahan dan daya tahannya.

Saat observasi dilakukan, gordonMax baru dijual secara eksklusif di satu gerai khusus di salah satu mal di Jakarta Selatan. Karena produk ini baru dikenalkan di Indonesia maka segmen pasarnya masih sangat terbatas. Untuk industriwan perhiasan, harga gordonMax masih tergolong premium bila dibandingkan dengan Synthetic Cubic Zirconia yang saat ini banyak digunakan di industri perhiasan di Indonesia atau di negara-negara lain. Secara umum, keberadaan gordonMax masih belum mengancam pasar berlian, namun bagaimanaupun tindakan antisipasi sangat perlu dilakukan.

Selain secara visual sangat mirip dengan berlian alami, gordonMax juga mempunyai karakter optik yang identik dengan berlian yaitu bersifat Single Refractive (berindeks bias tunggal). Hal ini menghilangkan kemungkinan cara identifikasi dengan mengamati doubling (garis-garis pertemuan kaca gosokan yang terlihat ganda) – seperti dalam kunci pembeda antara berlian dengan Synthetic Moissanite. Sedangkan tingkat dispersi (pembiasan) dan luster (kualitas pantulan di permukaan) pada gordonMax juga sangat mirip dengan berlian.

Tingkat kekerasan yang selama ini dipersepsikan salah oleh para Penaksir sebagai dasar mekanisme kerja Diamond Selector patut mendapatkan perhatian. Dengan adanya gordonMax yang diklaim mempunyai tingkat kekerasan 8.9 sampai dengan 9.2 skala Mohs, maka peringkat tersebut berubah. Tingkat kekerasan gordonMax menjadi berada di peringkat ke-3, menggeser Corundum ke peringkat ke-4.
Hal-hal yang diamati pada sepesimen gordonMax adalah sebagai berikut :

Warna
Karena diposisikan sebagai tiruan berlian, maka warna gordonMax lebih diutamakan colorless (tanpa warna), lebih implisit lagi adalah warna yang setara dengan berlian warna D hingga F. Namun gerai gordonMax juga menyediakan spesimen terlepas dengan warna-warna mulai very light Pink hingga warna-warna intens yang setara dengan warna batu-batu mulia utama seperti Ruby, Blue Sapphire, Topaz, dan Chrysoberyl. Spesimen yang kami pakai berwarna colorless.

Bentuk
gordonMax hanya tersedia dalam model gosokan faceted, namun bentuknya sangat beragam muali dari round brilliant cut, royal brilliant cut, emerald cut, asscher cut, serta bentuk-bentuk fancy lainnya yang juga lazim ditemukan pada gosokan berlian.

Kejernihan
Mengingat segmen yang dituju adalah kelas premium dalam bisnis perhiasan, maka gordonMax hanya memproduksi batuan transparan. Pada saat membeli spesimen gordonMax, kami sebenarnya mencari spesimen yang mempunyai inklusi sehingga kemungkinan adanya inklusi tipikal bisa dipakai sebagai kunci identifikasi. Namun pihak penjual mengatakan bahwa seluruh produk gordonMax telah disortir secara ketat sehingga hanya produk yang flawless (tanpa inklusi) yang bisa dijual.

Fenomena
Meskipun batuan transparan bisa ditambahkan fenomena seperti asterism (efek bintang) atau color-change (berubah warna dalam kondisi penerangan yang berbeda), namun produk gordonMax tidak mempunyai fenomena apapun.

Luster
Sesuai dengan tingkat kekerasan dan kualitas finishing-nya, gordonMax mempunyai luster (kualitas pantulan pada permukaan) yang bisa dikategorikan sebagai sub-adamantine, yaitu satu tingkat di bawah Diamond dan setara dengan Synthetic Cubic Zirconia.

Fracture
Tidak ada fracture (pola dan tekstur pecahan) yang bisa dilihat. Ini dimungkinkan karena adanya quality control yang ketat sebelum gordonMax dijual di gerainya.

Cleavage
Cleavage adalah pecahan yang terlihat pada spesimen, dan dikategorikan sebagai inklusi. Tidak ada cleavage yang bisa ditemukan pada spesimen gordonMax.

Dispersi
Tingkat dispersi gordonMax adalah setara dengan Diamond yaitu Moderate (sedang). Ini berarti warna pelangi yang dihasilkan tidak terlalu menyolok seperti pada Synthetic Moissanite yang tingkat dispersinya Strong (kuat).

Heft
Heft adalah perkiraan kepadatan suatu spesimen dibandingkan dengan dimensi fisiknya dan bisa mengindikasikan tinggi rendahnya Berat Jenis spesimen tersebut. Dengan cara menimang-nimang spesimen di atas telapak tangan, maka tingkat heft adalah Hi (tinggi). Hal ini nantinya bisa dikaitkan dengan Berat Jenis setelah pengujian dilakukan.

Assembly
Karena gordonMax adalah produk batuan sintetik namun otentik dan harganya premium, maka kemungkinan adanya doublet atau triplet sangat kecil.

Pengamatan Mikroskopik
Di bawah mikroskop, secara umum gordonMax menunjukkan beberapa hal yang bisa menjadi acuan dalam identifikasi, di antaranya :

Inklusi
Tidak ada sama sekali inklusi yang bisa dilihat dari spesimen, karena seluruh spesimen gordonMax dijual dalam kondisi flawless (tanpa cacat). Selanjutnya pengamatan diarahkan untuk menemukan blemish dan cacat-cacat akibat proses penggosokan.

Proporsi dan Simetri
Meski digosok secara manual, kualitas proporsi dan simetri gordonMax pada umumnya sangat bagus (Very Good). Begitu pula dari segi kualitas polish sebagai finishing. Hal ini mungkin disebabkan kontrol kualitas yang ketat, sehingga kesalahan gosokan dan kualitas yang buruk tidak akan ditemukan pada spesimen yang dijual. Namun dari spesimen yang diobservasi terdapat beberapa misalignment yang bisa ditemukan pada pertemuan kaca gosokan mahkota dan paviliun.

Garis-Garis Gosokan (Facet Junctions)
Pembesaran mikroskopik menunjukkan perpotongan garis-garis kaca gosokan yang tumpul apabila dibandingkan dengan perpotongan kaca-kaca gosokan pada berlian. Hal ini karena tingkat kekerasan bahan yang lebih rendah.

Rondise (Girdle)
Penampang rondise tidak terdapat bearding sebagai efek dari proses pembentukan penampang yang buruk. Sedangkan tekstur pada permukaan rondise mempunyai pola garis-garis vertikal dengan tingkat luster glassy. Terdapat flash effect warna kekuningan yang mencolok pada bagian rondise. Seperti halnya yang ditemukan pada daerah girdle (rondise) pavilion flash cenderung berwarna kekuningan. Hal ini bisa menjadi petunjuk karena diamond menunjukkan warna pavilion flash yang berbeda (tidak mencolok), sedangkan Synthetic Cubic Zirconia mempunyai pavilion flash berwarna oranye.

Kulet
Pada spesimen yang diuji terdapat abrasi pada kulet karena proses penggosokan yang kurang sempurna. Hal ini juga disebabkan kualitas bahan yang kekerasannya masih di bawah kekerasan intan.

Kesimpulan :
Sebagai tiruan berlian yang terbaru, kemunculan gordonMax sempat menimbulkan kekhawatiran karena diklaim memiliki karakter optik dan fisik yang lebih mendekati berlian, bila dibandingkan dengan tiruan berlian sebelumnya yitu Synthetic Moissanite. Apalagi penggunaan bahan dasar karbon sebagaimana bahan intan alami juga menjadi salah satu unsur bahan baku gordonMax.
Dengan tingkat kekerasan mencapai 9.2 skala Mohs dan karakter optik Single Refractive, maka pada awalnya gordonMax sempat dikhawatirkan menjadi momok bagi para pelaku bisnis berlian, dan termasuk juga perusahaan kita yang menerima barang jaminan berlian, karena selama ini Synthetic Moissanite dengan kekerasan 9.25 skala Mohs masih bisa diiedntifikasi dari adanya doubling.
Setelah melakukan observasi dan serangkaian pengujian yang diperlukan, maka penelitian tentang spesimen gordonMax menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Meski berbahan dasar karbon dalam komposisi tertentu dan kekerasan mencapai 9.2 skala Mohs, namun gordonMax tidak mempunyai daya hantar panas sebaik intan. Hal ini terbukti dari reaksi gordonMax atas Diamond Selector.
2. Secara visual, tampilan gordonMax sangat menyerupai berlian. Namun dengan menggunakan penyinaran yang intens kita dapat membedakan kedua spesimen tersebut berdasar spektrum warna dispersi dan adanya flash effect di bagian rondise dan paviliun.
3. Kunci identifikasi gordonMax adalah cukup dengan menggunakan Diamond Selector, namun yang perlu diperhatikan adalah prasyarat penggunaannya berdasar suhu ruangan dan ukuran spesimen sesuai yang tertera dalam buku manual.
4. Kemunculan bukan merupakan ancaman serius terhadap bisnis berlian maupun bagi para Penaksir Pegadaian, karena identifikasinya sangat mudah dan bisa bergantung pada satu alat saja yaitu Diamond Selector atau alat yang sejenisnya.

Author : B3NU
Surabaya, 29 Agustus 2009